Sosial Budaya
Monitoring isu sosial dan potensi konflik masyarakat
Peringatan Potensi Kerusuhan
Demo buruh UMP 2026 ditunda sementara karena pemerintah menunda pengumuman. Namun, demo akan digelar saat pengumuman UMP dengan potensi kerusuhan massa tinggi.
Konflik agraria meningkat: 114 konflik di 266.097 hektar, 96.320 keluarga terdampak (6 bulan pertama 2025).
Teridentifikasi minggu ini
Memerlukan perhatian khusus
Konflik dalam 6 bulan (96.320 KK terdampak)
Demo Buruh UMP 2026 Ditunda
TINGGI24 November 2025
Konflik Agraria
TINGGI24 November 2025
Longsor Banjarnegara
SEDANG18 November 2025
Erupsi Gunung Semeru
SEDANG24 November 2025
Pansus Penyelesaian Konflik Agraria
Peningkatan Literasi dan Budaya
Pengamanan Demo dan Kerusuhan
Demo buruh berpotensi eskalasi menjadi kerusuhan massa, TNI AD sebagai cadangan pengamanan
Tindakan yang Diperlukan:
Siapkan satuan cadangan (QRF) di kota-kota besar, koordinasi dengan Polri, hindari kontak langsung dengan massa
Penanganan Bencana
TNI AD sebagai garda terdepan dalam penanganan bencana alam (longsor, erupsi, banjir)
Tindakan yang Diperlukan:
Siapkan satuan reaksi cepat bencana di setiap Kodam, stockpile logistik bantuan, latihan SAR rutin
Mediasi Konflik Sosial
Babinsa berperan sebagai mediator dalam konflik agraria dan sosial di tingkat desa
Tindakan yang Diperlukan:
Pelatihan mediasi konflik untuk Babinsa, koordinasi dengan Pemda dan tokoh masyarakat
Civic Action dan TMMD
Program pembangunan dan pembinaan masyarakat untuk mencegah konflik sosial
Tindakan yang Diperlukan:
Intensifkan TMMD di daerah rawan konflik, bangun infrastruktur dasar, berdayakan ekonomi lokal
Demo Buruh: Potensi eskalasi tinggi saat pengumuman UMP 2026. TNI AD sebagai cadangan pengamanan, hindari kontak langsung dengan massa.
Konflik Agraria: Babinsa berperan sebagai mediator di tingkat desa. Koordinasi dengan Pemda dan tokoh masyarakat kunci penyelesaian.
Bencana Alam: TNI AD garda terdepan penanganan longsor dan erupsi. Siapkan satuan reaksi cepat dan stockpile logistik di setiap Kodam.
TMMD & Civic Action: Intensifkan program pembangunan di daerah rawan konflik untuk mencegah eskalasi sosial.