Dashboard IPOLEKSOSBUDHANKAM

TNI Angkatan Darat

Periode: 18-24 Nov 2025

Update: 24 Nov 2025, 11:30 WIB

Pertahanan

Monitoring operasional TNI AD dan situasi pertahanan nasional

Center of Gravity TNI

Menteri Pertahanan menetapkan 3 titik strategis pengamanan nasional: Jakarta (pusat pemerintahan), Aceh (pintu gerbang barat), dan Papua (wilayah perbatasan timur). Penguatan pertahanan di ketiga wilayah ini menjadi prioritas utama.

Program Operasional
3

Program aktif dan akan datang

Batalyon Baru
150

Target per tahun (satu kabupaten satu batalyon)

Wilayah Ancaman
3

Area yang memerlukan perhatian khusus

Program Operasional TNI AD
Status dan detail program pertahanan

Pengamanan Kilang Pertamina

Akan Dimulai

TNI AD ditugaskan menjaga seluruh kilang dan terminal Pertamina

Kekuatan: Minimal 1 kompi per instalasi besar
Koordinasi: TNI AD (perimeter & patroli), Polri (law enforcement)
Timeline: 2025-12-01

Pembentukan 150 Batalyon Baru

Berkelanjutan

Target satu kabupaten satu batalyon, 150 batalyon per tahun

Progress: Hingga November 2025 telah terbentuk 150 Batalion Infanteri Teritorial Pembangunan
Timeline: 2025-11-24

Center of Gravity: Jakarta, Aceh, Papua

Prioritas Strategis

Menhan tetapkan 3 titik kunci pengamanan nasional

Fokus: Penguatan pertahanan di wilayah strategis
Timeline: 2025-11-24
Status Alutsista
Update peralatan dan persenjataan

C-130J Super Hercules A-1343

Pilot Pick Up sukses di Andersen AFB

TNI AU

CN-235 A-2305

Restorasi dipercepat

Depohar 10 & PT DI

Distribusi Ancaman per Wilayah
Tingkat ancaman di berbagai wilayah
Detail Ancaman per Wilayah
Jenis dan tingkat ancaman
Papua
TINGGI

KKB (Kelompok Kriminal Bersenjata)

Serangan sporadis, penculikan, sabotase infrastruktur

Aceh
SEDANG

Aktivitas Separatis

Monitoring aktivitas kelompok separatis

Perbatasan
SEDANG

Pelanggaran Wilayah

Potensi insiden di perbatasan darat dan laut

Implikasi terhadap TNI AD
Analisis dampak situasi pertahanan dan tindakan strategis

Beban Operasional Meningkat

Pengamanan kilang Pertamina mulai Desember menambah tugas TNI AD di luar tugas pokok

Tindakan yang Diperlukan:

Redistribusi personel, pembentukan satuan khusus pengamanan instalasi vital, koordinasi dengan Polri

Kebutuhan SDM Masif

Target 150 batalyon/tahun memerlukan 150.000+ personel baru dalam 5 tahun

Tindakan yang Diperlukan:

Percepat rekrutmen, bangun infrastruktur pelatihan baru, tingkatkan kapasitas Secata

Fokus Papua dan Aceh

Center of Gravity di Papua dan Aceh memerlukan penguatan signifikan

Tindakan yang Diperlukan:

Prioritaskan pembentukan batalyon baru di Papua (10) dan Aceh (5), bentuk satuan khusus Papua

Modernisasi Alutsista

Pengadaan dan pemeliharaan alutsista harus dipercepat untuk mendukung operasi

Tindakan yang Diperlukan:

Prioritaskan pengadaan drone ISR, kendaraan taktis, dan sistem komunikasi modern

Fokus Strategis TNI AD
Area prioritas dalam periode mendatang

Papua

Prioritas pembentukan 10 batalyon baru, satuan khusus Papua, dan operasi Smart Approach (60% soft, 40% hard)

Pengamanan Energi

Mulai Desember 2025: pengamanan kilang dan terminal Pertamina dengan minimal 1 kompi per instalasi besar

Pembentukan Batalyon

Target 150 batalyon per tahun dengan fokus wilayah Papua (10), Aceh (5), Kalimantan (5), Sulawesi (5), Jawa (5)

Modernisasi Alutsista

Prioritas pengadaan drone ISR, kendaraan taktis, sistem komunikasi modern, dan cyber defense equipment